NEWS & UPDATE
OutdorShelter, Fasilitas Penting dalam Bertualang

OutdorShelter, Fasilitas Penting Dalam Bertualang

Sejatinya, fasilitas pada setiap destinasi ditujukan untuk kenyamanan dan keamanan wisatawan dari segala kondisi. Pada destinasi wisata petualngan, Shelter menjadi fasilitas yang memberi perlindungan sementara petualang atau wisatawan dari cuaca buruk atau bahaya, khususnya untuk situasi darurat. Selain itu shelter juga sebagai sarana informasi dan edukasi mengenai kawasan, lingkungan, maupun kondisi gawat darurat. Serta dengan adanya shelter akan mengurangi dampak lingkungan dengan memusatkan kegiatan manusia di area tertentu. Sementara daerah lain dibiarkan tetap asri.

Shelter ini berupa bangunan yang terletak di sepanjang jalur setapak/trail di pegunungan atau pedalaman yang umumnya hanya bisa diakses dengan berjalan kaki. Dimaksudkan untuk tempat berlindung bagi pendaki gunung, petualang dan wisatawan alam. Shelter biasanya dilengkapi dengan sarana seperti toilet, air bersih, tempat sampah, pusat informasi, dan media pengawasan pihak penanggung jawab kawasan wisata. Pada dasarnya, shelter ini juga bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna karena berperan dalam menjaga kebersihan kawasan.

Secara umum shelter memiliki bentuk fisik sebagai berikut;

  1. Umumnya memiliki atap dengan (minimal) tiga sisi dinding, serta menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan tahan terhadap alam.
  2. Kapasitas minimal untuk 4 orang beristirahat (tergantung peruntukan) dan hingga 10 orang untuk berteduh.
  3. Lokasi pembangunan sebagian besar (tapi tidak semua) berada di dekat sungai kecil atau mata air, sebagai sumber air bersih. Atau dengan adanya sistem penampungan air hujan untuk penyediaan air bersih.
  4. Umumnya memiliki fasilitas toilet dan air bersih di luar bangunan.
  5. Fasilitas yang dapat disediakan (tergantung kebutuhan); tempat berteduh (duduk), tempat menginap (menggunakan matras         dan kantung tidur), area piknik & camping (fasilitas aman untuk membuat api unggun), tempat penyimpanan barang (gudang kecil), tempat pengumpulan sampah, papan info dan alat komunikasi.

Saat menggunakan shelter, biasanya wisatawan dibebaskan untuk mengakses fasilitas yang ada, walaupun pada beberapa situasi memerlukan pemesanan. Shelter layaknya fasilitas dengan dua sisi kegunaan, penyelamat wisatawan di waktu darurat sekaligus penjaga kenyamanan dengan memastikan kebersihan kawasan.